Categories
Parenting

Banyak Cara Rayakan Kehamilan Bag5

Tapi karena saya sering flek, akhirnya ditunda. Alhamdulillah, pas usia kehamilan 7 bulan sudah baik, tapi tetap harus waspada karena saya mengalami plasenta previa. Itu pun yang tadinya saya ingin menjalani adat Jawa karena suami dari Jawa, akhirnya diganti adat Banjarmasin tempat asal saya yang lebih praktis.

Baca juga : Kerja di Jerman

Soalnya, upacara Mitoni dari Jawa lebih lama dan ribet, takutnya saya malah kecapekan.” Kelelahan dikha watirkan akan menyebabkan timbulnya kontraksi rahim berlebihan sehingga bisa terjadi ketuban pecah atau persalinan kurang bulan. Bukan cuma soal upacara saja yang harus diperhatikan makanan yang disajikan juga perlu diwaspadai.

“Makanan manis seperti kolak atau sajian karbohidrat, misalnya, dapat meningkatkan kadar gula darah mama hamil yang menderita diabetes mellitus, hal ini dapat membahayakan kesejahteraan janin. Belum lagi makanan bersantan dan pedas dapat menyebabkan diare akut. Karena itulah Mama disarankan selektif dalam memilih makanan dan minuman selama perayaan.”

Sekali lagi, saran dokter Judi, ini bukan untuk menghalang-halangi Mama merayakan kehamilan ya, tapi pastikan dulu kondisi Mama dan janin sebelum melakukannya. Selamat merayakan! Perayaan kehamilan adalah sebuah kebiasaan. Artinya, bila kondisi ibu tidak sehat, maka tidak perlu dilakukan.

Dian Purnaningrum Jalan Pagi Dan Berenang, Olahraga Favorit Olahraga yang paling sering saya lakukan adalah jalan-jalan di pagi hari. Saat ini kandungan saya memasuki bulan ke-8, cukup melelahkan bila terlalu jauh berjalan. Saya juga berenang setidaknya 2 minggu sekali. Biasanya saya berenang sekitar 15 menit untuk menghindari kram jika teralu lama di dalam kolam. Tubuh yang semakin besar sering membuat saya malas bergerak dan melakukan kegiatan.

Saya sadar kalau mengikuti keinginan untuk bermalas-malasan seperti ini, akan berdampak buruk bagi kesehatan saya dan si kecil. Sesuai dengan hobi saya, yakni berbelanja, saya sering menjadikan keliling pusat perbelanjaan sebagai olahraga kecil saya. Berjalan santai sambil tengak-tengok etalase toko, terasa sangat menyenangkan dan tidak melelahkan. Selpi Febrianty Doyan Belanja Jadi Makin Sehat.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Parenting

Pindah Dokter, Benarkah Sulit? Bag4

Paling mudah, sesuai peraturan di atas, Papa sebagai suami Mama, boleh mewakili Mama mengurus rekam medis dari dokter yang pertama untuk diberikan kepada dokter yang baru. Kalau Papa juga berhalangan, minta tolong kepada ayah dan ibu kandung Mama atau saudara kandung Mama, ya. Bagaimana jika rumah sakit atau dokter menolak memberikan ringkasan isi rekam medis? Duh, jangan sampai ini terjadi, ya, Ma. Kebanyakan dokter akan memberikan dengan sukarela. Tapi, jika tidak diberikan, tetaplah berusaha memintanya dengan cara kekeluargaan.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Jika cara kekeluargaan tidak berhasil, langkah paling “buruk” yang dapat ditempuh adalah menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit, baik secara perdata maupun pidana (lihat UU Praktik Kedokteran Pasal 32 huruf q). Bisa juga dengan mengeluhkan pelayanan RS yang tidak sesuai dengan standar pelayanan, melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan (lihat Pasal 32 huruf r).

Selain itu, pasien atau keluarganya juga dapat mengajukan gugatan kepada pelaku usaha, kepada lembaga yang secara khusus berwenang menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha (lihat Pasal 45 UU Perlindungan Konsumen). Tapi, mudah-mudahan jangan sampai ada acara gugat-menggugat, ya, Ma. Selain akan menghabiskan tenaga dan waktu, pasti juga akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Yakin saja, dengan cara kekeluargaan dan komunikasi yang baik. Tidak ada yang bisa melarang Mama untuk pindah dokter. Namun, dokter juga punya hak menolak pasien, kecuali pasien dalam keadaan darurat medis. Mama boleh dan berhak tahu isi rekam medis yang dibuat oleh dokter. Mama juga boleh meng-copy dan mencatatnya, serta mendapatkan ringkasannya.

Sinta Sari (26 Week) Yang Penting Tidak Bikin Gatel Dan Panas ”Semenjak hamil sering kali aku merasa gerah sampai-sampai merasakan gatal setiap kali berkeringat. Saat memilih pakaian dalam, aku termasuk tipe pemilih karena kalau salah-salah memakai pakaian dalam yang sempit dan terlalu ketat, akan semakin memperparah rasa gatal. Aku juga sangat menghindari pakaian dalam yang membuat sesak, karena akan membuat pernapasanku enggak nyaman.”

Sumber : https://pascal-edu.com/

Categories
Parenting

Fakta Tentang Minuman Bersoda Bag3

Selain itu, bila anak mengonsumsi kalsium dengan jumlah cukup, dapat menjadikan penyeimbang rasio normal antara kadar kalsium dan fosfat (yang terdapat dalam softdrink) dalam tubuh. Jadi, konsumsi soft drink bisa juga diimbangi dengan asupan kalsium sejauh jumlahnya adekuat. Selain pada susu dan orange juice, kalsium juga terdapat daging, telur, unggas, sayuran, kacang-kacangan, dan buah-buahan.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Bila anak kelihatan sudah kebanyakan konsumsi soft drink, segera rubah kebiasaan konsumsi makan dan minum sang buah hati. Atur kapan ia boleh minum soft drink. Arahkan untuk memilih minum an yang lebih mengandung nilai gizi (jus buah atau susu), dan banyak minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Tak kalah penting, bila anak sudah “kecanduan” minum soft drink, untuk mencegah hal yang tak diinginkan di kemudian hari, sebaiknya orangtua mulai mengubah pola konsumsi makan dan minum sang buah hati.

Hindari menyediakan minuman bersoda tiap hari, atur kapan ia bisa minum soft drink, lebih baik jika mengarahkan anak untuk memilih minuman yang lebih memiliki nilai gizi (jus buah), dan minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan harian. Kenalkan anak dengan menu-menu mengandung gizi seimbang sehingga tak menimbulkan masalah kesehatan, termasuk dalam pemilihan minuman. Di sisi lain, Mama Papa juga jangan memiliki kebiasan minum soft drink, apalagi sampai harus setiap hari dihidangkan. Tentunya anak akan melihat dan meniru semua kebiasaan orangtuanya. Maka jadilah teladan untuk anak sehingga ia bisa memilih konsumsi makanan ataupun minuan yang lebih baik.

Apa Itu Gula Darah? Glukosa (gula da rah) merupakan sumber kalori utama selama kehidupan janin dalam rahim. Glukosa juga penting dalam proses persalin an dan hari-hari pertama bayi la hir. Jumlah glu kosa pada janin sekitar dua per tiga dari kadar gula darah ibu. Namun, pada saat persalinan, karena terpu tusnya hubung an plasenta dan janin, maka ter henti pula pem berian glukosa ibu ke bayi. Bayi normal (tepat lahir/ aterm) dapat mempertahan kan kadar gula darah sekitar 50–60 mg/dl selama 72 jam pertama begitu dilahirkan. Se dangkan bayi be rat lahir rendah (BBLR) dalam kadar 45 mg/dl. Bila kurang dari 45 mg/dl, bayi berada dalam kategori hipo glikemia neona tal.

Sumber : https://pascal-edu.com/

 

Categories
Parenting

Cara Asyik Mengganti Popok Bayi Bag2

Mulailah dengan memasang sejumlah foto si kecil. Atau Mama dapat menggunting gambar bayi dari majalah atau tabloid. Percaya deh, bayi akan senang memandang foto/gambar itu. Berikan bayi beberapa pertanyaan, seperti, “Lihat pita yang merah itu enggak?” Tunggu beberapa waktu ia untuk memberikan jawaban (meski mereka mungkin hanya bisa mendekut dan mengoceh). Atau, “Hayo, lihat, yang kumisnya putih itu kakek. Sebelahnya yang pake kacamata Om Pandu.”

“ Program kerja ausbildung di Jerman gratis “ sat-jakarta

Si kecil akan sibuk memandangi foto-foto yang ditunjuk Mama. Tanpa terasa, popok yang bersih telah terpasang di badannya. Bonus: mungkin esok harinya si bayi akan merasa lebih nyaman pada waktu dipeluk atau digendong oleh anggota keluarga besar yang sudah pernah ia lihat pada waktu mereka bertemu langsung.

Main Petak Umpet

Untuk seorang bayi yang baru saja memahami benda-benda menghilang kemudian muncul lagi sepertinya sangat ajaib dan menakjubkan. Jadi ajak si kecil melakukan sebuah permainan cilukba, tunjukkan padanya apa saja, sembunyikan di belakang tubuh Mama, lalu munculkan dengan tiba-tiba di depannya (jangan lupa membuat efek suara yang akan membuat si kecil semakin tergelak-gelak). Segera bersihkan bokong/alat kelaminnya selagi ia tergelak-gelak. Lakukan hal yang sama pada krim popok dan popok agar membuat si kecil menjadi semakin tercengang-cengang.

Buatlah Bunyi Bunyi Lucu

Saat berumur empat bulan, bayi mungkin sudah dapat tertawa terbahak-bahak, tapi dia tetap masih terlalu muda untuk mengerti dan menghargai guyonan Mama ataupun permainan tebak-tebakan. Jadi buatlah permainan ganti popok yang mudah, tapi tetap dapat menjadi sebuah permainan favoritnya, yaitu lewat bunyi-bunyian yang lucu.

Bila bunyi meong kucing atau bunyi “moo” sapi tidak menjadikan bayi terkekeh-kekeh, cobalah bunyi-bunyian yang lain seperti bunyi robot, pesawat, atau bahkan beberapa lagu-lagu yang lucu untuk dinyanyikan. Mama juga dapat memancing tawa si kecil dengan menceritakannya hal lucu kemudian tertawa terlebih dulu. Bayi adalah peniru ulang. Tak lama, ia akan tertawa menirukan Mama, meski ia tidak mengerti hal lucu yang Mama ceritakan. Nah, ketika tertawa-tawa itulah, menjadi kesempatan emas Mama untuk mengganti popoknya.

Categories
Parenting

Cara Asyik Mengganti Popok Bayi

Kalau enggak kakinya menendang-nendang, si kecil yang sudah 9 bulan akan merangkak ke sana kemari. Jadilah Mama susah mengganti popoknya. Padahal, ada cara asyik lo, Ma, biar popoknya bisa segera diganti. Siapa yang tidak setuju, mengganti popok akan lebih mudah pada waktu bayi sedang tenang.

tempat kursus bahasa Jerman di Jakarta Selatan terbaik “ sat-jakarta.com

Tapi tidak mungkin akan selalu menunggu si kecil menjadi tenang dulu, karena popoknya akan penuh dengan pipis atau pup-nya. Sebenarnya terdapat beberapa cara mudah ketika mengganti popok seperti yang disarankan oleh seorang perawat senior Marlyn Wembhaster, di bangsal bayi dan anak dari Joseph Brant Memorial Hospital di Ontario, Kanada.

Menurut Marlyn, pengalihan perhatian bisa sangat berguna sewaktu Mama harus mengganti popok si kecil. Jadi, gunakanlah beberapa cara yang asyik sewaktu mengganti popok supaya bayi dapat tetap tenang (paling tidak hingga kita selesai dalam mengerjakan kegiatan). Oh ya, sebelum melakukan semua yang di sarankan, selalu siapkan dulu popok bersih, krim popok, dan tisu basah dalam jangkauan Mama. Berikut saran-sarannya:

Ajak Si Kecil Bergerak

Ketika si kecil sudah bisa untuk merangkak, biasanya ketika ia telah berumur antara sembilan dan dua belas bulan, beberapa menit yang dibutuhkan untuk mengganti popoknya akan terasa seperti selamanya. Jadi ajaklah ia melakukan sebuah permainan “ganti popok” yang bisa membuatnya tetap sibuk sewaktu kita mengerjakan tugas. Mengajaknya melakukan sejumlah pose yoga, misalnya, seperti menaikkan lututnya ke dada lalu secara perlahan menggerakkannya ke sisi samping, atau dengan lembut menarik lengannya ke sisi samping melewati tubuhnya.

Semua itu dapat Mama lakukan sambil menceritakan kepadanya apa yang sedang Mama kerjakan. Setelah popok bersih sudah dipakai, ajak si kecil untuk melakukan berbagai gerakan senam. Sepuluh detik menggerakkan kakinya, layaknya orang mengayuh sepeda atau menendang-nendang, pasti akan membuatnya kembali dinamis dan siap untuk merangkak lagi.

Melihat Foto-Foto

Di saat senggang, Mama dapat menjadi seniman kolase dengan cara memasang aneka gambar yang menarik, terutama foto keluarga, pada beberapa lembar kertas karton. Selain jiwa seni Mama bisa tersalurkan, ternyata kolase ini bisa bermanfaat saat Mama mengganti popok si kecil. Lo, kok bisa? Ya, Mama bisa memajang kolase gambar di dinding di samping meja ganti.

Categories
Parenting

Mengapa Sulit Bangun Pagi Bag3

Kemudian ajak membaca buku cerita atau dongeng tentang masa kecilnya, hingga waktunya tiba, selambatnya pukul 20.00 anak sudah bisa tidur. Dengan cara seperti ini, anak terbiasa punya ritual sebelum tidur. “Ritual ini membuat anak punya pola kebiasaan dan mind set di kepalanya sudah terbentuk, bahwa ritual tersebut mendorong anak bersiap tidur,” ujar Ratih. Jadi, anak berpikir demikian, “Oh, kalau Mama minta aku minum susu, berarti sudah waktunya tidur.”

Baca juga : Beasiswa s2 Jerman

Dengan sen dirinya, anak pun menyesuaikan diri dan mengerti ini waktunya tidur. Satu catatan penting dari Ratih, kita harus menjauhkan anak dari gawai atau gadget, games, juga TV pada waktu menjelang tidur. Sebab, hal ini justru mengaktifkan impuls di otak anak. Selain itu, buatlah suasana kamar tidur yang nyaman, bersih, dan rapi, serta temperatur kamar yang cukup sejuk, tidak terlalu panas maupun dingin. Selesai membacakan buku, ganti penerangan dengan lampu tidur.

Suasana yang lebih temaram membuat anak lebih nyaman dan rileks. Terakhir, pastikan anak sudah kenyang sebelum tidur ya, sehingga ia tidak gelisah terbangun tengah malam karena lapar. Persiapan tidur yang berkualitas akan menciptakan tidur yang berkualitas pula. Anak akan lebih mudah bangun pagi karena tidurnya pun cukup. Jadi, kunci agar anak bangun pagi justru dimulai dari kebiasaan tidurnya lebih dulu. Setiap langkah kecil dalam membangun kebiasaan tidur anak berpengaruh juga pada kualitas tidur anak, begitu pula dengan kebiasaan bangun paginya.

Anak tidur cukup, maka ia akan bangun lebih bugar dan juga gembira. Langkah terakhir, siapkan pula segala kebutuhan sekolah anak pada malam sebelumnya. Jikalau kita memilih memasak atau menyiapkan bekal anak pada pagi hari, pastikan kita bisa menyelesaikan persiapan tersebut lebih awal, sehingga saat anak bangun, kita fokus dalam urusan siap-siap anak ke sekolah. Pada akhirnya, kita turut berperan lo, dalam menciptakan “drama” pagi hari di rumah. Jadi, mengapa tidak kita siapkan lebih awal dan rapi agar semua bisa tertangani dengan baik?

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Parenting

Membuat Kerajinan Daur Ulang

Berawal dari rasa “sayang” pada barang bekas, akhirnya ibu rumah tangga yang satu ini, Tri Sugiarti (39), meraih berbagai prestasi. Kala itu, Tri melihat banyak sekali buku LKS (Lembar Kerja Siswa) miliknya anaknya yang sudah tak terpakai dan dibiarkan begitu saja. Sayang sekali jika dibuang, batinnya. Ibu dari Aras Fitranto (15) dan Lola Narulita (13) ini pun berpikir untuk me-recycle atau mendaur ulang.

Baca juga : Kursus Bahasa Jepang di Jakarta Selatan

“Kebetulan, saya mendapat kesempatan ikut pelatihan membuat kerajinan dari daur ulang kertas di kecamatan,” ucap Tri. Tak mau melepas kesempatan, Tri pun mengikuti pelatihan tersebut. Usai pelatihan, Tri mengajak ibu-ibu di sekitar rumahnya untuk ikut membuat kerajinan dari kertas bekas. “Daripada nge-gosip, mending melakukan aktivitas positif,” ujar istri dari Edi Purnomo (45) ini. Bermodal pinjaman uang kas RT sebesar 300 ribu rupiah, Tri bersama ibu-ibu lain mulai membangun usaha. “Awalnya mereka semangat, tapi baru sebulan berjalan, satu per satu mengundurkan diri,” kenang Tri.

Penyebabnya, proses pembuatan kerajinan memakan waktu lama. Kertas harus direndam sekitar 20 menit, lalu ditiriskan selama 12 jam di tempat lembap, tidak boleh di bawah sinar matahari, karena kalau kering tidak bisa diproses, harus dibasahi lagi. “Proses pembentukan pun harus dilakukan satu per satu, memakan waktu sangat lama,” jelas Tri. Meski hanya tinggal beberapa orang, Tri tak mau patah arang, karena ia harus mengembalikan modal yang dipinjamnya.

“Saya putar otak, browsing di internet, lalu ketemu proses pembuatan yang lebih mudah. Koran dilinting pakai bambu, dipipihkan, lalu digulung menggunakan pipa dan dirangkai menjadi kerajinan yang kita inginkan, seperti: stoples, vas bunga, tempat pensil, dan lainnya. Pengerjaannya lebih cepat, karena tidak perlu dibasahi dan dijemur. Sekarang sudah ada sekitar 30 jenis kerajinan yang kami buat,” papar Tri.

Berlepotan Di Wajah

“Waktu usia 4 bulan, Danen pernah pilek dan batuk yang tak kunjung sembuh hingga dua minggu. Tentu saya geregetan melihatnya, apalagi ketika ingusnya meler dan sese kali bergelembung. Belum lagi ketika ia mengucekngucek hidungnya dan membuat ingusnya berlepotan ke seluruh wajahnya. Bahkan, hal itu itu pernah terjadi ketika kami sedang makan di luar dan ada orang yang melihat ‘anen mengucek-ngucek hidungnya yang mengeluarkan ingus. Saat itu saya takut sekali orang tersebut menjadi mual melihat kelakuan anak saya.”

Sumber : https://eduvita.org/

 

Categories
Parenting

Bermain Peran Agar Cerdas Emosi bag3

Biarkan imajinasinya bicara! ? Bebaskan si prasekolah memilih skenario yang ia inginkan . Hari ini ia berperan sebagai pemadam kebakaran , besok menjadi satria pemberani BimaX, lain waktu ia menjadi dokter, tetapi juga bisa menjadi penyanyi yang sedang naik panggung. Di ke sempatan lain, ia sibuk menjadi guru danmengajari muridnya belajar huruf atau menggambar bersama. Selain itu, tidak perlu saklek juga menentukan waktu bermainnya berapa lama, lakukan saja hingga ia merasa ingin berganti permainan.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

? Jadilah teman bermain yang menyenangkan. Jangan malu-malu ikut menjadi putri yang sedang dijamu si ratu cilik dalam acara minum teh bersama. Bergantian menjadi pasien atau dokter, guru atau murid, anak atau orangtua, berikan si kecil kesempatan menjadi sutradara sekaligus aktornya. ? Sering-seringlah mengajak baca buku, hal ini akan mengekspos anak pada beragam skenario, cerita, dan pengalaman. Bepergian bersama ke pantai, gunung, kebun binatang, taman bermain, dan tempat rekreasi lainnya juga akan menambah pengetahuan anak dan mendorong ia menciptakan kembali berbagai cerita dari pengalaman yang pernah ia alami. Bermain peran memang merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif, karena mendorong anak berpartisipasi aktif dalam setiap aktivitasnya.

Anak bisa belajar menempatkan diri di posisi orang lain, bertingkah sesuai perannya, juga berkomunikasi dan membuat beberapa keputusan terkait karakternya. Bermain peran memungkinkan anak mengidentifi kasi dunia orang dewasa, serta menginterpretasikan pemahaman tentang dunia dengan caranya sendiri. Disamping itu, kegiatan ini juga mengembangkan keterampilan sosial anak, dari negosiasi, bermain bergiliran, dan berbagi. Sementara dalam hal perkembangan emosi, bermain peran memungkinkan anak belajar memahami dan mengekspresikan perasaan dari tokoh yang ia perankan, sekaligus belajar berempati.

Imajinasinya pun terasah, anak bisa menjadi siapa saja yang ia inginkan dalam dunia imajinasinya. Bermain peran berpengaruh pada perkembangan keterampilan berbahasa anak, karena ia mempraktikkan bagaimana mendengarkan, memerha tikan, dan berbicara. Tidak hanya itu, bermain peran juga melatih anak berkomunikasi baik secara verbal maupun non-verbal. Jadi, bermain peran memang mengasyikkan dan lebih seru jika kita pun mau bermain bersama dengan anak, serta melebur ke dalam imajinasi anak!

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Categories
Parenting

Nafsu Makan Kembali Datang

Demikian juga dengan kesehatan Mama agar kehamilan berjalan dengan penuh bahagia. Ini rambu-rambunya, ya, Ma! • Bersih dan matang. Ini untuk menghindari masuknya bakteri yang berpotensi membuat Mama diare. Bila sudah diare, tubuh Mama bisa kehilangan banyak cairan yang akhirnya membuat lemas. Bila diare sampai menyebabkan Mama dehidrasi, ditakutkan akan memengaruhi jumlah air ketuban yang berdampak pada kesehatan janin.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

• Variatif. Mama boleh saja mengonsumsi mi ayam favorit saat makan siang, namun hadirkan camilan buah di sore hari. Hadirkan pula olahan sayur untuk makan malam, sehingga tubuh mendapat cukup nutrisi dari variasi makanan yang Mama konsumsi. • Gula alami. Sebagai penghilang dahaga, air putih merupakan minuman terbaik bagi mamil. Bila ingin minuman manis, dapatkan dari gula alami buah. Sebab, terlalu banyak me ngonsumsi gula, seperti dalam minuman kemasan, bisa memicu peningkatan berat badan berlebih, bahkan diabetes dalam kehamilan.

Bulan Madu Dengan Papa

Masih rentannya kondisi janin di kehamilan muda serta kondisi kesehatan yang umumnya menurunkan gairah seksual Mama, pada akhirnya mengharuskan Papa melakukan “puasa” di trimester pertama. Namun, Mama bisa menemukan kembali gairah yang hilang ini di periode bulan madu. Beberapa poin ini bisa mem bantu menghangatkan kemesraan Mama Papa:

• Mulai perlahan. Mama mungkin saja masih me rasa tidak nyaman untuk melakukan hubungan intim, terlebih bila ini merupakan kehamilan per tama. Takut menyakiti bayi, mungkin menjadi salah satu penyebabnya. Tenang Ma, hubungan intim dengan Papa tak akan menyakiti bayi, kok. Lakukan saja dengan perlahan, agar Mama juga merasa nya man.

• Posisi apa yang tepat? Posisi bercinta yang pa ling tepat adalah posisi yang membuat mamil merasa nyaman. Ada beberapa posisi yang dinilai aman untuk dilakukan, salah satunya, woman on top. Posisi ini membuat mamil seperti sedang duduk, sehingga tak memerlukan gerakan yang membuat perut tidak nyaman. Posisi lain yang juga banyak disarankan ialah spooning atau posisi sendok.

Categories
Parenting

Saatnya Mama Tampil Cantik Dan Gaya

Mengingat perut Mama kini semakin besar, tentu ada beberapa pakaian lama yang sudah tak nyaman lagi dikenakan. Tandanya Mama bisa mulai berbelanja perubahan fisik kala hamil pun kerap membuat tubuh mamil mudah merasa pegal, inilah saatnya untuk menikmati perawatan spa agar Mama bisa merasa lebih relaks. Sebelum fokus Mama teralihkan untuk mempersiapkan perlengkapan bayi di trimester 3, segera nikmati waktu untuk fokus pada diri Mama agar bisa tampil cantik dan gaya selama kehamilan.

Baca juga : tes toefl Jakarta

• Tip memilih busana: Pilih busana yang tak hanya menunjang penampilan Mama, namun juga terasa nyaman dan aman saat dikenakan. Pasalnya, kulit Mama bisa saja menjadi lebih sensitif. Memilih bahan yang mudah menyerap keringat, lembut di kulit, dan memiliki sirkulasi yang baik, akan sangat nyaman dikenakan. Hindari mengenakan pakaian terlalu ketat, karena bisa membuat penekanan di perut dan akhirnya membuat tidak nyaman. Untuk sepatu, jenis flat shoes menjadi pilihan terbaik karena kehamilan membuat keseimbangan tubuh Mama menjadi berkurang, sehingga ditakutkan mudah jatuh bila mengenakan sepatu berhak tinggi.

• Tip lakukan perawatan di salon: Untuk perawatan spa dengan tindakan pijat, sebaiknya lakukan di salon khusus ibu hamil. Sebab, terapis harus mengetahui titik-titik pada tubuh yang terhubung dengan rahim sehingga tidak boleh dilakukan pijatan. Bila perawatan tubuh maupun wajah menggunakan obat ter tentu, pastikan obat tersebut aman bagi janin ya, Ma. Bila Mama ragu, lakukan perawatan wajah yang sederhana saja, seperti totok wajah.

Nafsu Makan Kembali Datang, Saatnya Wiskul

Meredanya mual muntah secara langsung berdampak pada perbaikan nafsu makan. Setelah di trimester sebelumnya mual muntah kerap menjadi kendala dan sebelum memasuki trimester 3 dimana janin sudah semakin besar sehingga perut mudah begah, di trimester 2 inilah mamil punya banyak kesempatan untuk menikmati wiskul alias wisata kuliner. Walau rasanya ingin makan segala, namun ada rambu-rambu wiskul yang perlu Mama perhatikan, meng ingat ada janin yang perlu dijaga kesehatannya.

Sumber : pascal-edu.com