Categories
Berita

Fobia Bag3

Tampak sisa-sisa armada ”Saracen” yang kalah, dibelenggu dan dijambak rambutnya oleh tentara Kristen dengan pedang terhunus; di tengah, kapal-kapal yang berantakan; di kanvas sebelah kiri, tampak Paus menatap ke langit, berterima kasih kepada Tuhan yang telah mengirim taufan yang memporak-porandakan armada ”Saracen”. Tampaknya taufan yang datang hari itu dianggap pertolongan Ilahi kepada pasukan Kristen—memperkuat apa yang kemudian berulang: iman sangat penting dalam peperangan. Sebenarnya tak ada tanda bahwa orang ”Saracen” menyerbu atas nama Islam; umumnya mereka perompak yang menjarah harta. Kata ”Saracen” konon berasal dari Yunani, Sarakenos. Ada yang mengatakan, aslinya memang dari bahasa Arab, syarqiy, ”dari Timur”, orang-orang dengan warna kulit gelap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *