Categories
Tekno

Andalkan Kualitas Audio dan Kinerja Gaming ala autotrade gold

Andalkan Kualitas Audio dan Kinerja Gaming ala autotrade gold – Ada dua kelas dalam pembagian laptop gaming berdasarkan harga. Pertama adalah kelas premium di mana harga per laptopnya kerap menyentuh angka dua puluhan juta rupiah. Sedangkan kedua adalah kelas biasa di mana harganya lebih terjangkau. Jika di kelas premium Asus mengandalkan seri ROG-nya, di kelas biasa Asus mengandalkan seri N, seperti N551Z yang diuji oleh CHIP kali ini. Sebagai kuda pacu, Asus memasangkan AMD FX-7600P dan RAM 8 GB. Jumlah RAM yang besar sendiri menjamin lancarnya multitasking, walau 1 GB di-reserved untuk iGPU.

Tak lupa AMD R9 M280X disertakan untuk mendukung kegiatan gaming penggunanya. Di bagian luar, Anda akan menemukan keyboard dan palm rest yang luas. Didominasi warna putih, palm rest ini akan terasa hangat ketika laptop bekerja keras. Keyboard-nya sendiri dilengkapi numpad. Tersedia 4 level backlit yang berguna ketika mengetik di ruangan yang minim cahaya. Selain pengujian standar, CHIP juga menguji kapabilitas gaming-nya. Untuk Grid 2 di 1080p dengan preset High, laptop ini sanggup meraih 43,06 fps. Sedangkan untuk Metro: Last Light (1080p, Low) hasilnya 27,39 fps. CHIP menyimpulkan laptop ini cukup dapat diandalkan untuk gaming, meski untuk beberapa game Anda harus rela bermain di 720p atau kualitas grafis yang lebih rendah.

Baterai yang disertakan cukup besar. Namun, jika digunakan untuk bermain game, Anda tidak dapat berharap banyak dari baterai tersebut. Baterai akan habis 40% dalam 35 menit ketika laptop digunakan untuk bermain Grid 2 dengan kecerahan layar dan volume speaker 50%. Daya tahan baterai akan lebih lama jika digunakan untuk keperluan yang lebih ringan. Berbicara gaming, kualitas speaker akan menambah pengalaman bermain. Untuk itu, selain dua speaker terintegrasi yang cukup powerful, tersedia subwoofer eksternal yang dapat dihubungkan melalui port tersendiri. Keberadaan subwoofer ini terbukti dapat meningkatkan kualitas nada rendah atau bass yang sejatinya sulit dinikmati melalui speaker laptop.

Sumber : https://teknorus.com/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *